Kumpulan artikel mobil Opel / Chevrolet Blazer, Masalah, Tips, Modifikasi, dan Kumpulan artikel Otomotif lainnya
Showing posts with label Arsip. Show all posts
Showing posts with label Arsip. Show all posts

Friday, 18 October 2019

Cara Memaksimalkan Kerja Lubang Penyemprot Air Wiper

Jurnal Blazer-Saat ini, hujan sudah mulai membasahi beberapa daerah, mulai intensitas ringan hingga tinggi. Ada baiknya mulai mempersiapkan diri dan juga mobil untuk menghadapi musim hujan. Periksa beberapa komponen yang berhubungan langsung, antara lain ban dan wiper.

Berkaitan dengan pandangan, sistem wiper punya peran penting sebagai penyeka dan pembersih kaca. Nah ketika intensitas ringan atau kondisi setelah hujan, biasanya kaca mudah kotor akibat bias air atau cipratan mobil lain. Biasanya bias ataupun air yang menempel di kaca cenderung kotor. Pada kondisi ini secara reflek Anda pasti akan mengaktifkan penyemprot air wiper. Menjadi merepotkan bahkan membahayakan ketika sistem penyemprot air wiper tersebut tidak aktif, karena pandangan menjadi kabur akibat kaca kotor.

Jika saat diaktifkan ternyata tidak ada air yang keluar dari lubang penyemprot, maka ada 4 penyebab. Pertama, motor tidak berfungsi dengan baik atau bahkan sudah rusak. Kedua, tidak ada air di tempat penyimpanan. Ketiga, ada kebocoran pada selang atau tidak tersambung dengan baik. Terakhir, lubang penyemprot mampat atau semprotan air tidak tepat sasaran.

Solusi
Untuk masalah pertama, tidak ada solusi selain mengganti motor. Penyelesaian untuk masalah selanjutnya bisa Anda lakukan sendiri. Guna menyelesaikan penyebab kedua cukup isi air pada tempat penyimpanan. Sedangkan problem ketiga bisa dengan mengganti selang atau menyambungkannya pada saluran yang benar.

Jika ketiga masalah tersebut sudah teratasi namun air masih tak keluar, berarti ada yang mampat di lubang penyemprot. Masalah terakhir Anda juga bisa memperbaiki sendiri. Khusus mobil merek dari Jepang, lubang penyemprot air wiper menempel di kap depan. Anda cukup menyediakan peniti atau jarum pentul untuk membantu proses tersebut. 

Tusukkan bagian tajam peniti atau jarum pentul ke lubang penyemprot air wiper. Lalu puntir peniti atau jarum tersebut hingga terasa tidak ada lagi yang mampat. Setelah itu coba aktifkan, lakukan berulang hingga cipratan air lancar. Anda juga bisa mengatur arah semprotan air menggunakan peniti atau jarum pentul. Masukkan ke lubang lalu goyangkan jarum sesuai keinginan, atas, bawah, kanan atau kiri.

Selamat Mencoba .

#Sumber : kompas.com

Friday, 6 February 2015

Fungsi Utama Lampu Kabut Pada Mobil

lampu kabut
Jurnal Blazer-Manfaat Memasang Lampu Kabut di Mobil. Di musim penghujan seperti saat ini pengendara khususnya mobil harus ekstra hari-hati mengingat curah hujan masih cukup tinggi dan diprediksi akan terus berlangsung hingga bulan Februari mendatang. Bagi pengendara mobil diwajibkan selalu menyalakan lampu kabut agar pandangan bisa semakin jelas.

jurnalblazer.blogspot.com
jurnalblazer.blogspot.com
Namun bagi kendaraan model lama atau cukup jadul tidak ada salahnya jika memasang fitur tersebut karena sangat berguna sekali dan yang pasti mampu mengurangi resiko kecelakaan. Meskipun memasangkan aksesoris ini cukup mahal namun yang paling penting adalah keselamatan ketika berkendara di malam hari maupun ketika hujan turun bisa semakin terjamin.

Fungi utama dari lampu kabut ini sendiri yaitu sebagai cahaya tambahan ketika hujan turun atau sedang berkabut. Saat ini dengan semakin banyaknya varian lampu membuat para pemilik mobil memilih bohlamp dengan HID Xenon yang memang memancarkan cahaya lebih terang dan juga berwarna putih.

Bahkan dipasaran otomotif sekarang banyak sekali dijual berbagai macam pilihan lampu kabut mobil mulai dari produk lokal hingga impor buatan China yang terkenal dengan harga miring yaitu berkisar antara Rp 400 ribu hingga Rp 600 ribu. Sedangkan untuk buatan Taiwan sedikit lebih mahal yakni dijual dengan harga Rp 700 ribu sampai Rp 1 juta. Sebenarnya harga dari lampu kabut itu sendiri juga tergantung dengan model mobil dan juga kualitasnya.

Wednesday, 28 January 2015

Chevrolet listrik All New Volt 2016

 All New Volt 2016
Chevrolet meluncurkan mobil listrik All New Volt 2016 dengan daya tempuh yang lebih jauh, menghadirkan desain lebih ramping, dan tampilan sporty yang menawarkan jangkauan jelajah hingga 80 km, efisiensi yang lebih baik, dan akselerasi yang lebih bertenaga.

Menurut informasi PT General Motors Indonesia, Volt 2016 mulai dipasarkan secara global pada paruh kedua tahun 2015

Volt baru menawarkan sistem propulasi yang efisien, General Motor memperkirakan total lama berkendara selama lebih dari 640 km dengan pengisian ulang regular sehingga pengendara diharapkan mampu menempuh jarak rata-rata lebih dari 1.600 km dalam tiap pengisian ulang.

“Chevrolet Volt 2016 memberikan pengalaman berkendara elektrik tanpa kompromi,” kata Alan Batey, Presiden GM Amerika Utara. "Kami percaya kemampuan teknologi yang kami miliki dan dikombinasikan dengan data dari ribuan pelanggan memungkinkan kami untuk memberikan kendaraan listrik paling mumpuni dalam kelas ini.”

Teknologi dan berbagai kelebihan Chevrolet Volt 2016 dilengkapi dengan desain yang memadukan proporsi yang disesuaikan dengan ketangguhan efisiensi aerodinamika, dan sentuhan interior baru dengan lima tempat duduk untuk meningkatkan fungsi berkendara.

Segala hal mulai dari pengisian baterai dan cek status pengisian, telah tersedia dalam sebuah panel kontrol intuitif yang mudah digunakan.

"Survei menunjukkan bahwa pemilik Volt adalah yang paling puas dalam industri ini dan masukkan dari mereka menjadi bagian dari pengembangan model Volt generasi berikutnya

Thursday, 22 January 2015

Reloaded IAC

 Diangram Reloaded IAC
Idle air control, berfungsi sebagai pengatur udara masuk pada waktu engine idle,dimana posisi "Buterfly Valve" dalam posisi tertutup. normal 800 Rpm - 900 Rpm...
Pada saat pedal gas di injek, kinerja IAC digantikan oleh Throttle Position Sensor (TPS)... pada wakru pedal gas dilepas, kembali lagi pada kondisi idle, maka tugas pengaturan udara masuk diserahkan lagi pada IAC..

Gangguan pada IAC :
Bisa terjadi karena tidak ada signal dari ECU, Misal salah satu kabel ada yang putus...
Bisa juga karena magnet atau kumparan pada IAC ada yang short,atau putus dan bisa juga Pintel macet karena kotoran yang mengganggu...
Hal lain yang dapat membuat kinerja IAC tidak sempurna adalah karena jalur udaranya pada Throttle Bodyyang sangat sempit tersumbat kotoran.

Cara mengetes IAC :
Lepaskan IAC dari TB, pasang socketnya, mainkan kunci kontak on/off 2 maka pintel akan bergerak Maju mundur.
Kalau pintel tidak maju mundur, lihat penyebabnya seperti yang tertulis diatas.

SPG Dalaman IAC

 idle_control_motor

SPG PART IAC

 part_iac


Tuesday, 13 January 2015

Penyebab Engine Oil Berkurang

Pelumas adalah zat kimia, yang umumnya cairan, yang diberikan di antara dua benda bergerak untuk mengurangi gaya gesek. Zat ini merupakan fraksi hasil destilasi minyak bumi yang memiliki suhu 105-135 derajat celcius. Pelumas berfungsi sebagai lapisan pelindung yang memisahkan dua permukaan yang berhubungan. Umumnya pelumas terdiri dari 90% minyak dasar dan 10% zat tambahan. Salah satu penggunaan pelumas paling utama adalah oli mesin yang dipakai pada mesin pembakaran dalam.
Penyebab berkurangnya oli mesin...
Pertama jika tak ada kebocoran, berkurangnya oli karena terbakar di ruang bakar. Meskipun ring masih bagus, tetap ada sedikit oli yang masuk ke ruang bakar yang sudah jadi uap lantaran kena panas, namun jumlahnya tentu sangat sedikit.
Kedua karena penguapan...
Mengapa oli bisa menguap? “Tidak lepas dari sifat oli sebagai cairan, yaitu akan mengalami penguapan jika terkena suhu tinggi..

Oli menguap karena pada batas temperatur tertentu, energi dalam yang mengikat molekul hidrokarbonnya, sudah tidak sanggup lagi menahan diri akibat adanya energi panas dari luar...
Artinya jika suhu mesin terlalu tinggi, penguapan oli pun akan semakin tinggi. Suhu mesin tinggi biasanya diakibatkan oleh setingan yang tak normal, bisa dilihat dari kondisi elektroda busi yang putih sebagai tanda kurang bensin..
Ketiga adalah viscositas/kekentalan oli..
Selain itu, tingkat kekentalan atau viskositas ternyata juga berpengaruh ke penguapan. Makin encer makin mudah menguap, “Tapi itu dulu, saat ini oli pakai aditif yang baik, yang mampu menjaga suhu oli tetap optimal dan memindahkan panas secara cepat..
Pilihlah oli yang baik mengingat engine blazer didisain bekerja pada temperatur yang tinggi.


Wednesday, 24 December 2014

Cara Mengatasi Kerusakan pada lampu HID

Memang menyebalkan apabila HID yg terpasang di kendaraan anda tiba-tiba tidak menyala, dan lbh menjengkelkan apabila bengkel instalasi HID menyarankan untuk mengganti keseluruhan HID set itu,padahal kerusakan hanya terjadi pada salah satu unit saja. Bukan keseluruhan unit.
jenis analisa kerusakan

  1. KABEL SET adalah wiring yg mengalirkan arus dari terminal aki ke terminal ballast, dalan kabel set berisi soket terminal aki, soket sekering, relay, dan terminal ballast
  • cek tegangan pada aki anda tegangan dibawah 12 volt HID tidak akan menyala dengan sempurna, (kedip-kedip). apabila anda tidak punya voltmeter cara ngejek tegangan aki paling gampang adalah gunakan stater elektik untuk menyalakan kendaraan, apabila skali pencet elektrik stater dan kendaraan anda langsung nyala berarti kelistikan tidak ada masalah.
  • soket kabel set HID yg menuju kepala aki putus atau berkerak ( ada kotoran2 di ujung terminal aki)
  • coba cek sekering pada kabel set HID, kebanyakan kerusakan HID terjadi pada sekering yg putus, sekering putus bisa karena penggunaan tipe skering yg dibawah spesifikasi HID, kabel set kejepit sehingga konslet atau jeroan ballast konslet. sekering HID 35w normalnya adalah 15A sedangkan untuk kabel set mobil pake yang 25A
  • soket HI/LO kabel set HID yang menuju ke HI/LO kabel body putus atau belum terpasang, cara ngecek paling gampang adalah mainkan saklar HI/LO pada kendarran anda. pada bulb tipe HI/LO maka akan bekerja naik turun.
  • apabila anda punya voltmeter silahkan cek ujung kabel set yang menuju ke Ballast, dalam keadaan saklar lampu ON, maka seharusnya menunjukan tegangan >12 volt. apabila tegangan tidak keluar atau dibawah 12v maka kabel set wajib diganti. dan bila voltase normal maka cek bagian berikutnya yaitu ballast.
      2. Ballast adalah unit yang berfungsi sebagai penaik tegangan dari aki menuju Bulb, tegangan aki           12 v akan dinaikan menjadi 15KV selama 3 detik dan berangsur-angsur turun ke 75volt
  • cabut kabel dari Ballast ke Bulb, apabila ballast normal sewaktu saklar lampu dinyalakan maka akan terlihat loncatan listrik di terminal ballast ke bulb (seperti loncatan stater kompor gas).
  • cek terminal ballast ke bulb, coba ditarik-tarik karena seringkali soketnya putus. solusinya ganti baru atau solder ulang (tidak disarankan karena rawan terjadi kebocoran listrik tegangan tinggi yg berbahaya bagi anda dan kelistrikan kendaraan)

Apabila ballast normal (keluar busur listrik dan bunyi “cret”) maka cek bagian terakhir yaitu Bulb.
        3. Bulb adalah bola lampu berisi gas Xenon yang dapat berpendar apabila terkena tegangan dari              ballast. kerusakan utama bulb adalah.
  •  Soket bulb putus karena tertarik waktu instalasi atau pemasangan yg tidak benar.
  • Gas Xenon telah musnah, sehingga tidak dpt berpendar lagi. ditandai dengan warna bola lampu HID yang berwarna kehitam-hitaman seperti gosong....
 HID installation diagram

Format Doc Yang Mau Download Klik Disini
Sumber Toko Hid.com

Musim Hujan, Ban Jangan Dikempesin, Tetap Sesuai Standar Saja

 musim_hujan
Musim hujan sudah mulai menyambut masyarakat Indonesia. Berkendara dalam kondisi hujan memerlukan kewaspadaan yang ekstra. Kondisi kendaraan juga harus selalu diperiksa. Terutama kondisi ban.

Kini, masih banyak pandangan bahwa jika berkendara dalam kondisi jalan basah, tekanan ban harus dikurangi.

Pandangan itu ditepis oleh salah seorang teknisi di bengkel One Station Gading Serpong yang menerima sertifikasi Tyre and Wheel Alignment secara internasional, Iwan. Menurutnya, tekanan ban harus tetap disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan.

"Biasanya yang kurang anginnya atau yang lebih anginnya itu enggak bagus. (Harus) sesuai tekanannya apa yang disarankan pabrikan," ujar Iwan di Outlet One Station Carefour Lebak Bulus, Jakarta.

Iwan melanjutkan, ban yang kekurangan angin akan membahayakan pengemudinya. Sebab, gravitasi mobil akan condong ke ban yang anginnya rendah.

"Jika kekurangan angin, otomoatis kan mobil itu akan mengarah ke angin yang lebih rendah. Jadi akibatnya akan menimbulkan kecelakaan," katanya.

Untuk mencegah kemungkinan kecelakaan, dianjurkan untuk tetap mengikuti saran dari pabrikan. Sebab, setiap pabrikan pasti sudah memperhitungkan segala kondisinya.

"Kan yang lebih tahu pasti pabrikan mobil. Pabrikan mobil dengan (rekomendasi) ukuran 31 atau 32 PSI pasti dia sudah mengetesnya. Jadi kita paling tidak lebih percaya kepada pabrikan mobilnya. Mau kering atau basah, mau banyak penumpang atau tidak, biasanya dari standar pabrikan sudah ada ketentuannya berapa (PSI tekanan ban)," kata Iwan.

Sementara itu, kondisi ban yang baik untuk bergulir di aspal yang basah adalah ban dengan kembangan yang masih bagus. Iwan menyarankan, tinggi kembangan ban yang terukur dari Tread Wear Indicator (TWI) harus di atas 6 mm.

"Kalau untuk ban musim hujan biasanya tinggi kembangan minumum 6 mm. Jadi TWI-nya kalau di atas 6 mm masih bagus. Kalau di bawah itu mesti diganti.

Sumber :http:oto.detik.com

Tuesday, 16 December 2014

Kupas Tuntas "Piggyback"......... Ratjoen mode on..

 Kupas Tuntas piggyback
Piggyback”, Mahluk Apaan Tuh ?

     Bagi pemilik kendaraan yang menggunakan system injeksi tentu sudah familiar dengan istilah Piggyback. Tapi tahukah anda apa itu Piggyback dan apa cara kerja dan fungsinya? Atau mungkin Piggyback ini semacam makanan yang mengandung babi?
Menurut mbah Google, Piggyback artinya “dukung-dukungan”. Sesuai namanya, Piggyback mendukung kerja electronic control unit (ECU) yang berfungsi sebagai pusat kontrol mulai dari pengapian (dengan fungsi mirip CDI) sekaligus mengatur semprotan 
injeksi bahan bakar. Sederhananya adalah sebuah device atau alat yang mampu untuk memanipulasi data dari sensor elektronik yang terhubung dengan computer ECU. Lalu bagaimana cara kerjanya? Piggyback ini menipu ECU agar mau menambah jumlah semprotan bahan bakar. Kira-kira fungsinya sama seperti mengganti spuyer, kebutuhan gas bahan bakar yang lebih besar bisa dipenuhi. Bahkan pada beberapa merek tertentu juga bisa digunakan untuk mengatur ulang timing pengapian.

Ada 3 jenis piggyback, yaitu:
       Piggyback yang bisa mengatur ulang pemetaan (mapping) injeksi bahan bakar (injection/ fuel control), seperti Juice Box, Power Commander, Apexi NEO Fuel Controller, etc. Piggyback seperti ini sering disebut juga dengan Programmable Fuel Controller.
Piggyback yang bisa mengatur ulang pemetaan (mapping) waktu pengapian (ignition control), seperti MSD Ignition Timing Control, dll. Piggyback seperti ini sering disebut juga dengan Programmable Ignition Timing Controller.
Piggyback yang bisa mengatur ulang pemetaan (mapping) waktu pengapian (ignition control) dan sekaligus injeksi bahan bakar (injection/ fuel control), seperti Dastek Unichip, Haltech Interceptor, dll.

Stand Alone
       Stand alone engine management system sering juga dinamai sebagai programmable ECU, dimana fungsinya adalah menggantikan ECU atau computer motor yang dapat diprogram sesuai dengan kondisi mesin dan kehendak tunernya.
Banyak hal yang bisa diprogram oleh sebuah stand alone ini, diantaranya adalah: ignition timing (waktu pengapian), injection timing (waktu injeksi bbm), pengaturan RPM limit, pengaturan waktu penyalaan kipas radiator, intercooler water spray controller, NOS controller, dll. Merek yang banyak beredar di pasaran umum antara lain adalah Haltech Platinum, Motec M800, dll.

       Untuk speed lovers dan tukang oprek mesin, memiliki Piggyback adalah keharusan. Karena di saat ganti knalpot free flow sudah harus menambah debit bahan bakar, belum lagi oprek bagian yang lain seperti open filter, porting polish, ganti noken as atau kem atau klep dan seterunya. Semua memerlukan tambahan suplai bahan bakar lebih banyak dan atur ulang pengapian dan untuk menghilangkan efek nembak saat deselerasi dan juga bila tidak dipasang Piggyback maka AFR (air to fuel ratio) jadi kering yang kemudian membuat mesin overheat. Jika di mesin karbu masih bisa mengganti main jet dan pilot jet, maka di mesin injeksi maka tugasnya diambil alih oleh Piggyback untuk remaping pengapian dan suplai bahan bakar. Kalau setting bensin dan pengapiannya tepat mesin nggak cuma awet, tapi power dan torsi otomatis juga meningkat dengan drastis..!!!

Friday, 28 November 2014

Mesin Diesel Mazda

 mesin_mazda

Mazda melalui SKYACTIVE-D 1.5 menghadirkan mesin diesel bersih untuk pertama kalinya pada mobil kompak dalam negeri. Mesin tersebut juga memiliki efisiensi bahan bakar yang setara dengan kendaraan hibrida.

Selain itu, pabrikan asal Jepang tersebut juga meningkatkan teknologi pembakaran tanpa menggunakan perangkat NOx yang memiliki perawatan mahal. Nilai plus lainnya adalah teknologi idling stop, sistem pengereman regeneratif, peningkatan signifikan dalam efisiensi bahan bakar yang dikombinasikan dengan teknologi transmisi performa tinggi. Poin terpenting adalah harga jual yang terjangkau oleh konsumen.

 Penganugerahan akan berlangsung pada acara pameran lingkungan Eco-Products 2014,  yang akan diadakan di Tokyo Big Sight pada tanggal 11 sampai 13 Desember. Mazda juga berencana memamerkan mesin SKYACTIV-D 1.5 di pameran tersebut.

Smart car Battery

Pada dasarnya aki mobil terbagi menjadi dua jenis, yaitu type aki basah menggunakan H2SO4 sebagai media penghantar listrik dengan cel timah hitam (PB)... sedangkan aki kering medianya berupa jel (gel)...
Aki yang satu ini konstruksinya lebih canggih, dimana bagian2 dari celnya berbentuk seperti capasitor (spiral) tentu saja teknologi baru ini akan memperpanjang usia pemakaian battery...
Kedepannya aki mobil berjenis Lithium, sama halnya seperti battery HP, aki jenis Lithium ini digunakan di Hybrid Car atau Electric Car...

 Aki mobil

Jenis-Jenis Sistim Injeksi

Single Point Fuel Injection Injeksi titik tunggal menggunakan injektor tunggal pada throttle body ( dilokasi yang sama seperti yang digunakan oleh karburator). Saat itu diperkenalkan pada 1940-an di mesin pesawat (disebut karburator tekanan) dan pada 1980-an di dunia otomotif (disebut Throttle body-Injection oleh General Motors, Center Fuel Injection oleh Ford, PGM-CARB oleh Honda, dan EGI oleh Mazda). Setelah bahan bakar melewati intake (seperti sistem karburator) itu disebut "sistem injeksi berjenis basah".

Central Port Fuel Injection Dari Tahun 1992-1996 General Motors menerapkan sistem yang disebut Central Port Injection . Sistem ini menggunakan pipa-pipa dengan klep kecil dari injektor pusat untuk menyemprotkan bahan bakar di setiap gerbang intake ketimbang ke pusat throttle-body. Tekanan bahan bakar ini mirip dengan sistem injeksi titik tunggal . Kalau di Blazer Vortec Central Port Injection dikenal dengan nama "Spider" karena ada kaki2nya merupakan pipa menuju injector di masing2 intake...

Continuous Fuel injection dalam sistem Injeksi Kontinu, bahan bakar mengalir setiap saat melalui injektor, secara variabel . Hal ini berbeda dengan kebanyakan sistem injeksi bahan bakar yang lainnya, yang menyediakan bahan bakar pada bukaan singkat dengan durasi yang beragam,dengan tingkat yang konstan aliran udara. Sistem injeksi Kontinu bisa Multi-Point Injection atau single-point Injection, tetapi tidak langsung. Sistem injeksi kontinu dalam otomotif yang paling umum adalah Sistem Injeksi Bosch K-Jetronic,diperkenalkan pada tahun 1974. Bosch K-Jetronic digunakan selama bertahun-tahun antara tahun 1974 dan pertengahan 1990-an oleh BMW, Lamborghini, Ferrari, Mercedes-Benz, Volkswagen, Ford, Porsche, Audi, Saab, DeLorean, dan Volvo. Chrysler menggunakan sistem injeksi bahan bakar terus menerus pada zaman kekaisaran 1981-1983. Dari ketiga jenis sistim injeksi tersebut di kembangkan oleh masing2 pabrikan sesuai dengan kemajuan teknologi, misal EFI, PGMFI, dan lain2nya yang lebih disempurnakan...

Kelebihan sistim injeksi : Emisi gas buang rendah Terjadinya pembakaran yang sempurna pada ruang bakar, sehingga emisi gas buang yang dihasilkan relatif lebih sedikit apalagi knalpot dilengkapi catalic converter.

Daya lebih besar Konstruksi injektor tepat pada intake manifold sehingga pencampuran bahan bakar lebih homogen.

Lebih hemat bahan bakar Air-fuel ratio sangat mempengaruhi kesempurnaan pembakaran pada mesin. Standar AFR pada motor adalah 14,7:1 yang artinya 14,7 udara dan 1 bensin. AFR dapat berubah-ubah, misalnya pada saat kondisi mesin dingin AFR 5:1, pada saat idle AFR 11:1, akselerasi 8:1, dan pada saat pemakaian ekonomis 40-60 km/jam AFR 16-18:1. Sehingga konsumsi bahan bakar pada motor injeksi lebih irit dibandingkan karburator.

Tidak memerlukan cok (choke) Injeksi bahan bakar dilengkapi sensor temperatur yang akan melaporkan suhu mesin ke engine control module (ECM) yang akan memerintahkan injektor untuk memperkaya campuran bensin pada suhu mesin dingin.

Perawatan yang lebih praktis Teknologi injeksi bahan bakar berkonsep bebas perawatan. Pada saat servis, pembersihan dilakukan hanya pada bagian penyaring udara, busi, dan pengaturan klep (kalau ga pake HLA).

Electronic Diesel Control (EDC) mengontrol sangat akurat semua parameter injeksi - seperti tekanan dalaminjection rail,maupun waktu durasi injeksi - serta melakukan fungsi mesin lainnya. Bosch Common Rail injection system – Milestones of development 1997: First Common Rail system in the world for passenger cars. Injection pressure: 1,350 bar. First production use: Alfa Romeo and Mercedes-Benz. 1999: Common Rail system for trucks. Injection pressure: 1,400 bar. First production use: Renault (RVI). 2001: 2nd generation Common Rail for passenger cars makes diesel engines even more economical, cleaner, quieter and more powerful. Injection pressure: 1,600 bar. First production use: Volvo and BMW. 2002: 2nd generation Common Rail for trucks gives lower emissions, improved fuel consumption and more power. Injection pressure: 1,600 bar. First production use: MAN.

2003: 3rd generation Common Rail with rapid-switch piezo inline injectors for cars. Advantages: up to 20 % lower emissions or up to 5 % more power or up to 3 % lower fuel consumption or up to 3 dB(A) less engine noise. Injection pressure: 1,600 bar. First production use: Audi.
 Jenis-jenis Injeksi
#Sumber : FBI : By : Baracuda Van Door Lock

Thursday, 27 November 2014

Cara Aman Mengemudi Saat Hujan Lebat

MUSIM hujan mulai datang, selain macet, curah hujan yang turun lebat dan disertai angin kencang sangat berbahay bagi pengemudi. Nah, agar tetap aman saat mengemudikan mobil saat hujan deras, silakan cermati beberapa hal ini.

1. Gunakan fitur AC atau heater yang terdapat di dalam mobil. Memang seolah tidak tepat karena saat hujan cuaca biasanya dingin kok malah pasang AC? namun, dengan AC yang aktif di dalam kabin, mengurangi embun yang menghalangi penglihatan saat mengemudi.

2. Usahakan berjalan lebih pelan dari biasanya. dan jaga jarak setidaknya dua kali lipat dari yang biasa anda lakukan saat kondisi jalan kering. Saat hujan, kemampuan mobil untuk mengerem biasanya berkurang 2 kali lipat.

3. Tetap berkonsentrasi pada jalan, dan siapkan antisipasi yang mungkin diperlukan karena manuver kendaraan lain disekitar Anda. Kalau bisa, kurangi melakukan manuver secara tiba-tiba yang tidak perlu.

4. Nyalakan lampu depan mobil, untuk menandakan keberadaan anda di jalan raya. Dan ingat, nyalakan lampu utama, bukan lampu hazzard. Penggunaan lampu hazzard saat hujan malah membahayakan, karena pengendara lain tidak akan tau anda ingin berbelok ke kanan atau kiri. Gunakan hazzard hanya saat Anda berhenti.

5. Bila ada genangan air, pilih jalan yang paling tinggi dari genangan air tersebut. Setelah Anda keluar dari genangan air itu, keringkan rem sebelum Anda membutuhkan untuk mengerem. Caranya injak pedal rem Anda secara perlahan dan lakukan berulang-ulang kali.

Kode-kode Error Mobil Chevrolet

Kode-kode error mobil Chevrolet

1 Change engine oil
2 No radio remote control detected, depress clutch pedal for a restart
3 Engine coolant level low
4 Air conditioning off
5 Steering wheel is locked
6 Depress brake pedal to release electrical parking brake
7 Turn steering wheel, switch ignition off and then on
8 Switch ignition off and then on, repeat breath test
9 Turn steering wheel, start engine again
11 Brake pads worn
12 Vehicle overloaded
13 Compressor overheated
15 Centre high-mounted brake light failure
16 Service brake lights
17 Headlight levelling malfunction
18 Left low beam failure
19 Rear fog light failure
20 Right low beam failure
21 Left front sidelight failure
22 Right front sidelight failure
23 Reversing light failure
24 Number plate light failure
25 Left front turn signal failure
26 Left rear turn signal failure
27 Right front turn signal failure
28 Right rear turn signal failure
29 Check trailer brake light
30 Check trailer reversing light
31 Check left trailer turn signal
32 Check right trailer turn signal
33 Check trailer rear fog light
34 Check trailer rear light
35 Replace battery in radio remote control
48 Clean side blind zone alert system
49 Lane departure warning unavailable
50 Activated pedestrian protection system, reset bonnet
51 Compass unavailable
53 Tighten fuel filler cap
54 Water in diesel fuel filter
56 Tyre pressure imbalance on front axle
57 Tyre pressure imbalance on rear axle
58 Tyres without TPMS sensors detected
59 Open and then close driver window
60 Open and then close front passenger window
61 Open and then close rear left window
62 Open and then close rear right window
65 Theft attempted
66 Service anti-theft alarm system
67 Service steering wheel lock
68 Service power steering
69 Service suspension system
70 Service level control system
71 Service rear axle
73 Service All-wheel drive system
74 Service AFL
75 Service air conditioning
76 Service side blind zone alert system
77 Service lane departure warning
78 Service pedestrian protection system
79 Top up engine oil
80 Change transmission fluid
81 Service transmission
82 Change engine oil soon
83 Service adaptive cruise control
84 Engine power is reduced
91 Push Remote key to Cockpit to STOP
92 Push Remote key to Cockpit and Step on brake pedal to START
94 Push Gear to Park (P)
95 Service airbag

Friday, 21 November 2014

Penyebab Kegagalan Pompa Bahan Bakar

 pompa bensin
Pompa adalah jantung dari modul pompa bahan bakar dan benar-benar melakukan pekerjaan memindahkan bahan bakar dari tangki ke sistem injeksi. Pompa bahan bakar adalah motor magnet permanen kecil dengan pompa terpasang. Bahan Bakar memasuki pompa melalui saringan, mengalir melalui motor dan keluar ke filter dan injektor.

Tekanan bahan bakar sangat penting dan harus dipertahankan dalam nominal tertentu. Sistem yang lebih tua menggunakan regulator tekanan bahan bakar di depan kendaraan. Tekanan regulator yg berlebih mengembalikan bahan bakar mesin ke tangki bahan bakar. Ini menawarkan keuntungan yang memungkinkan bahan bakar untuk didinginkan.

Sistem yang lebih modern mengatur tekanan dengan memvariasikan tegangan pompa atau dengan katup pelepas tekanan internal. Pompa dengan katup pelepas hanya membuang tekanan berlebih kembali ke tangki bahan bakar.
Salah satu penyebab utama kegagalan pompa bahan bakar adalah fuel level yang rendah. Menjalankan kendaraan dengan low fuel level terus menerus secara permanen dapat merusak pompa bahan bakar.Ketika tingkat bahan bakar rendah, pompa harus bekerja lebih keras untuk menghasilkan tekanan yang sama. Hal ini karena berat bahan bakar berkurang tidak lagi mendorong bahan bakar ke pompa. Sebaliknya pompa harus menarik bahan bakar dari tangki,sedikit bahan bakar tidak cukup untuk mendinginkan dan pompa bekerja terlalu keras kemungkinan akan rusak.
Lain penyebab utama kegagalan pompa adalah bahan bakar yang kotor...
saringan pada pompa adalah 70 mikron, sedangkan partikel yg masuk bisa 30-40 micron, shingga dapat menembus saringan dan masuk kedalam merusak pompa..
Brush/areng pada motor pompa sudah pendek, sehingga menimbulkan suara mendengung pada pompa,disusul dengan tidak bekerjanya pompa sama sekali karena cool brushnya habis...
Ada juga anti-drain valve di outlet dari pompa bahan bakar. Katup ini menutup ketika pompa dimatikan, untuk mencegah bahan bakar masuk kembali ke dalam tangki bahan bakar. Ketika cranking mesin mulai panjang dan sering kali terjadi, hal ini merupakan gejala dari anti-drain valve mulai rusak atau bocor.

Thursday, 20 November 2014

FUNGSI BAGIAN-BAGIAN TRANSMISI

Melihat daleman Transmisi :
FUNGSI BAGIAN-BAGIAN TRANSMISI

 Transmisi
  1. Input shaft berfungsi untuk meneruskan teb\naga putar dari kopling ke transmisi.
  2.  Output shaft berfungsi untuk meneruskan tenaga putar dari transmisi ke propeller shaft.
  3. Gigi percepatan berfungsi untuk menentukan gear ratio yang berhubungan dengan perubahan percepatan atau momen, konstruksi pemasangan bebas berputar pada puros output shaft.
  4. Counter gear & shaft berfungsi untuk memindahkan tenaga putar dari input shaft ke gigi-gigi percepatan sesuai dengan penggunaan gigi atau sikap.
  5. Reverse idle gear & shaft berfungsi untuk merubah arah putaran output shaft sehingga berlawanan dengan putaran input shaft (posisi mundur).
  6. Mekanisme sincromesh (hub assy) berfungsi untuk menghubungkan dan memindahkan putaran input shaft ke output shaft melalui counter gear dan gigi percepatan.
# Sumber : FBI Penulis om Bara

Monday, 27 October 2014

Trik Pelumas Muluskan Bodi Mobil yang Baret-baret

Bagi Anda yang sekarang sedang gundah gulana karena bodi mobil mengalami baret, sekarang sudah ada solusi yang sangat mudah dan tentunya sangat ramah di kantong. Syarat utama yang harus ada adalah minyak pelumas WD-40 dan tentu saja mobil yang mengalami baret.

Langkah pertama, bersihkan dulu bagian yang baret dengan kain bersih hingga tidak didapati debu-debu yang menempel. Lalu siapkan tisu kering dan bersih atau kain tipis yang halus.

Semprotkan WD-40 ke bodi yang baret secara merata dan langsung usap dengan kain yang sudah disediakan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, silakan lakukan metode ini beberapa kali hingga didapati hasil yang memuaskan. Setelah itu, lihat yang terjadi selanjutnya.

Video berikut juga menjadi salah satu referensi.


Sumber : http://www.otosia.com/

Tuesday, 7 October 2014

Cara Menguras Minyak Rem

Begitu penting 
Minyak rem sebaiknya dikuras setiap 2 tahun sekali, lebih lama dari itu bisa terjadi endapan lumpur, lama2 rem jadi bocor atau pistonnya macet..

  1. Pertama buang minyakrem yang ada di tabung, dengan menggunakan sponge bob, atau alat suntik tinta printer sampai habis...
  2. Isi minyak rem baru sesuai dengan yang tertera di tutupnya, DOT3,DOT4 atau DOT5 sebatas maximum....
  3. Buka roda, atau ngolong kalau bisa, buka nipel untuk air bleeding 1/2 putaran....
  4. Pasang selang aquarium dan botol penampung minyak rem...
  5. Hidupkan mesin, lalu mulai mengocok pedal rem sampai minyak rem tinggal 1/4 ditabung...
  6. Isi kembali, sampai maximum, kocok lagi pedal rem sampai minyak rem yang lama terkuras habis, lalu injak pedal rem sampi mentok ke floor, kencangkan niple air bleeding...
  7. Bersihkan/guyur air bekas2 minyakrem yang kena chassis atau bagian mobil lainnya...

Monday, 6 October 2014

Cara Menguras oli Power Steering yang baik dan benar

Oli power steering ini perlu dikuras, apabila sudah berubah warna menjadi hitam, karena P/S bekerja pada temperatur yang tinggi, sedangkan oli P/S berfungsi sebagai pelumas juga sebagai pendingin komponen yang bergesekan pada waktu steering dibelokan kekanan atau ke kiri...
Apabila olinya sudah berubah warna dan fungsi pelumasnya hilang dan menjadi encer,maka akan terjadi kebocoran pada seal2nya,baik yang dipompa maupun yang di gearbox steering... inilah awal dari sebab2 kerusakan pada sistim power steering..

  1. Sebelum menguras matikan mesin terlebih dahulu,lalu buang sebagian olinya dengan menggunakan selang
  2. Buka selang balik yang berasal dari sistem hidrolik ke tabung. Selang ini dialiri oli bertekanan rendah, biasanya hanya diikat menggunakan klem.
  3. Tutup saluran masuk dari saluran balik pada tabung. Bisa juga disumbat menggunakan plastik yang diikat.
  4. Slang yang terbuka dimasukkan ke botol sebagai penampung oli yang keluar... gunakan botol plastik bekas minuman yang transparan, agar bisa dilihat warna olinya...
  5. Pengurasan harus dibarengi pengisian oli yang baru. Tujuannya agar tidak ada gelembung udara pada saluran olinya.
  6. Hidupkan mesin agar oli dapat bersirkulasi dengan baik....
  7. Tuangi terus sambil melihat oli yang keluar dari slang balik, Jika oli baru yang dituang habis, segera matikan mesin.
  8. Hidupkan mesin ketika menuang oli baru berikutnya. Biasanya perlu 2 liter oli atau lebih.

Bila oli yang keluar dari slang balik sudah jernih, matikan mesin.
Pasang kembali slang balik pada salurannya.

#Sumber : Forum Blazer Indonesia /Baracuda Van Door Lock

Friday, 3 October 2014

Breather Crankcase

Pelajaran baru nih setelah lama ga ikut kuliahnya. Tapi mudah-mudahan ga akan dapet nilai jeblog lah, nambah ilmu dikit2 walau ga jadi master juga.
Nih ilmu baru di hari sabtu ini :
Breather Crankcase.


Yang satu ini jangan dianggap spele, kalau mampet dijamin seal paking2 bakal bocor.
Pada engine blazer DO maupun SO ada selang breather dari block engine ke cover valve, dari cover vale ke saluran intake.
Fungsi dari breather ini adalah untuk mengurangi/membuang tekanan udara dari ruang block mesin/crankcase akibat dari turun naiknya piston, apalagi kalau kompresinya sudah bocor/ring aus, maka tekanan dalam crankcase akan bertambah besar, breather inilah yang berfungsi untuk melepas tekanan dari ruang crankcase...
Kenapa banyak oli di saluran intake...?
Salah satu penyebabnya adalah saringan breather yang terletak di cover valve,buntu, sehingga uap oli dan olinya terhisap masuk ke engine melalui selang intake, yang seharusnya hanya uap oli saja...*untuk engine SO waspadalah..!

terima kasih untuk om Baracuda Van Door Lock

Thursday, 2 October 2014

Downpipe Exhaust System

Pada dasarnya knalpot std dari pabrik mobil, sudah disesuaikan dengan perhitungan para engineernya masing2, namun bagi "Racer", knalpot std dirasa masih kurang mumpuni, oleh sebab itu para racer berusaha merubah besaran dari diameter knalpot agar dicapai power yang maksimum...
Namun demikian, jangan sampai asal merubah saja, kebesaran atau terlalu kecil diameter knalpot dapat menyebabkan "loss power"..
Hitungan sederhananya adalah :
Jumlah udara masuk + jumlah bbm masuk = jumlah gas buang...
Berhubung hitungannya cukup rumit secara detail, misal harus tau berapa Rpm, berapa diameter piston dll, maka dibawah ini ada tabel besaran diameter knalpot yang diizinkan untuk downpipe berdasarkan besaran Horse Power pada masing2 engine...

#Thank You : Om Baracuda Van Door Lock