Kumpulan artikel mobil Opel / Chevrolet Blazer, Masalah, Tips, Modifikasi, dan Kumpulan artikel Otomotif lainnya
Showing posts with label Toyota. Show all posts
Showing posts with label Toyota. Show all posts

Tuesday, 21 April 2020

CARA MERAWAT MOBIL DIESEL


Populasi dan peminat mesin diesel terus bertambah dalam beberapa tahun terakhir namun tidak sedikit yang mengetahui cara merawat mobil mesin diesel. Dahulu mesin diesel hanya digunakan di kendaraan besar dan berat seperti truk, bus dan kendaraan proyek karena karakteristik mesin diesel yang memiliki torsi yang sangat besar.

Tetapi, saat ini mobil mesin diesel mengusung teknologi modern dengan sistem pembakaran yang lebih efisien, seperti teknologi common rail direct injection. Sehingga mesin diesel sudah banyak diaplikasikan di kendaraan komersial dan cara merawat mobil mesin diesel-pun menjadi lebih mudah.

CARA MERAWAT MOBIL DIESEL
Namun pastinya pemilik mobil diesel juga perlu memperhatikan mobilnya agar tetap awet dan nyaman untuk digunakan pada setiap kondisi medan yang berbeda. Perawatan dengan seksama harus dilakukan agar performa mesin diesel tetap optimal setiap saat. Nah berikut ini tips merawat mobil mesin diesel yang mudah dan dapat dilakukan sendiri.

1.       Panaskan mesin
Merawat mobil bensin dan merawat mobil diesel tidak bisa disamakan begitu saja. Perbedaan yang mencolok adalah tidak adanya komponen busi pada mesin diesel. Oleh karena itu mobil mesin diesel membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memanaskan mesin ke suhu yang optimal, berbeda dengan mobil bensin yang hanya membutuhkan waktu yang sebentar.
Dibutuhkan waktu, tekanan udara dan suhu mesin yang tepat agar mesin diesel bekerja normal. Walaupun mesin mobil diesel sekarang sudah dibekali dengan teknologi yang canggih, tidak ada salahnya untuk merawat mobil diesel dengan memanaskan mobil 2-4 menit sebelum digunakan.

Merawat mobil mesin diesel hampir serupa dengan mobil pada umumnya. Sahabat harus memastikan bahwa selalu menggunakan oli mobil yang baik dan sesuai dengan rekomendasinya. Hindari menggunakan oli yang tidak sesuai rekomendasi dan abal-abal. Lakukan penggantian oli setidaknya setiap 5.000 km jika mobil kamu digunakan sehari-hari.
Jika mobil kamu jarang dipakai kamu boleh melakukan penggantian oli setiap 10.000 km. Tetapi tidak ada salahnya bukan merawat mobil mesin diesel dengan cara mengganti oli berkala? Lebih baik menggantinya sebelum waktu yang ditentukan karena lebih baik mencegah daripada mengobati.

Mesin mobil diesel yang sekarang berbeda dengan mesin diesel pada zaman dahulu sehingga membutuhkan solar yang lebih baik ketimbang dengan solar biasa. Cara merawat mobil mesin diesel lainnya adalah dengan menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan rekomendasi pabrik.
Saat ini banyak solar yang sudah mengandung sulfur yang rendah seperti biosolar dan dexlite, sehingga mesin-mesin diesel sekarang tidak lagi mengeluarkan asap hitam tebal yang mengganggu lagi. Oleh karena itu, gunakan bahan bakar yang memang sesuai dengan mesin sehingga usia pakai mesin lebih tahan lama.

4.       Lakukan water sedimenter
Bahan bakar berjenis solar mengandung air di dalamnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengganti filter bahan bakar yang berfungsi untuk menyaring antara solar dan air tentunya. Biasanya filter solar modern yang ada pada mobil mesin diesel sudah dilengkapi dengan water sedimenter.
Alat ini berfungsi menangkap kandungan air yang terdapat pada bahan bakar mesin diesel. Apabila indikator bahan bakar menyala maka itu menandakan kandungan air pada water sedimenter sudah maksimal dan harus segera dibuang.

Semua mobil tentunya tidak boleh dibiarkan tangki bensinnya kosong hingga benar-benar kering. Jika pada mesin bensin, kamu tinggal mengisi tangki dengan bensin mobil akan langsung menyala, berbeda dengan mobil mesin diesel yang akan sangat sulit untuk dinyalakan. Oleh karena itu dianjurkan cara merawat mobil mesin diesel yang paling mudah adalah jangan biarkan indikator bensin kosong, segeralah mencari SPBU terdekat untuk mengisinya kembali.

Mitos jangan mematikan mobil mesin diesel sesaat setelah digunakan adalah mitos yang salah. Mungkin untuk mobil diesel jaman dahulu dimana turbocharger mesin diesel masih menggunakan bearing yang memuai saat panas, prosedur jangan mematikan mesin mobil langsung memang benar.
Namun, turbocharger mobil diesel saat ini sudah dibekali teknologi canggih dan teknologi material yang lebih baik sehingga kamu diperbolehkan mematikan mesin diesel secara langsung walaupun telah berkendara ratusan kilometer tanpa berhenti.

Karena mobil mesin diesel tidak menggunakan busi melainkan menggunakan injektor, Sahabat harus rajin untuk membersihkan salah satu komponen ini secara rutin. Proses pembersihan injektor mesin diesel dikenal dengan nama purging, dimana metode ini paling ampuh untuk membersihkan injektor diesel karena mem-by pass cairan pembersih ke injektor via jalur filter bahan bakar. Cairan yang digunakan pun bersifat konsentrat tinggi sehingga efektif untuk mengikis kotoran.

Penggantian filter udara pada mobil mesin diesel sama dengan penggantian filter udara pada mesin bensin. Filter udara harus secara rutin diganti setiap 10.000 km. Jika filter udara dibiarkan kotor, makan akan menyebabkan masuknya kotoran yang dapat menghambat pasokan bahan bakar ke dalam ruang pembakaran.
Fungsi filter BBM mobil mesin diesel sangat penting untuk menjaga agar mesin diesel tetap mampu bekerja dengan baik. Cara paling efektif cara merawat mesin diesel adalah dengan menggantinya secara rutin.

Indikator penggantian ada di panel instrumen. Jika nyala kedip-kedip, artinya endapan air sudah banyak. Jika nyala terus, artinya filter solar harus diganti karena sudah mulai mampat. Untuk yang di dalam tangki hanya saat terjadi masalah, seperti tersumbat. Dekatnya waktu penggantian berkaitan dengan sistem common-rail yang lebih rumit dan kompleks. Tapi yang tak kalah penting adalah gunakan bahan bakar sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil mesin diesel.

Nah bagaimana Sahabat jurnal Blazer, sudah paham kan bagaimana cara merawat mobil mesin diesel, jangan lupa selalu jaga kesehatan mobil kamu ya. Bagaimanapun juga mobil harus mendapatkan perawatan layaknya manusia, jika tidak dirawat mobil akan cepat rusak.

Thursday, 10 October 2019

Tutup Radiator Blazer

Tutup Radiator Blazer. Bila dalam perjalanan tutup radiator yang hitam bocor, bisa dipasangkan tutup radiator mobil lain yang sesuai dan valve bawahnya tidak menutupi jalur air di leher radiator...
Mengingat harganya hanya 40 ribu, bisa ditaruh di laci dash bila melakukan perjalanan panjang, dan persamaaan tutup Radiator Blazer adalah Tutp Radioator  Colt Diesel lama. 
Radiator (Sirkulasi Air) 
Tutup Radiator
Pakai Denso ori (jangan KW) dengan nomor seri tsb di atas (Colt Diesel lama). Karet klepnya harus dilepas, karena selain tidak berguna untuk Blazer, yang lebih berbahaya bisa mengganggu sirkulasi air radiator ke resevoir tank. Atau boleh digergaji juga bagian per-nya, jadi yang dipakai hanya tutupnya saja bisa juga dengan bisa juga dengan Karet nya dilepas dan saya gerinda bagian bawahnya supaya lancar sirkulasi airnya. Kalo langsung asal pakai, dijamin yg radiatornya dah pada tua langsung overheat dan keringetan di sambungan kisi2nya,
Tutup Radiator Blazer Menggunakan Cold Diesel
Dengan menggunakan Tutup Radiator Colt Diesel (Denso JK022510-1730)

Thursday, 4 December 2014

Ini Ragam Teknologi Baru Toyota yang Akan "Dimassalkan"

 teknologi_mantap
Pertama, sistem parkir otomatis yang diklaim telah disempurnakan dari model sebelumnya yang biasa digunakan pada model premium, seperti Lexus NX, Alphard, Harrier, dan Crown JDM. Intelligence Clearance Sonar dikembangkan sehingga mampu meningkatkan kemampuan parkir bahkan dalam posisi sulit.

Juga ada pendekatan baru, disebut See-through View, yang meningkatkan daya pandang pada posisi blind spot kendaraan. Mampu melihat kondisi di luar kendaraan melalu bangku pengemudi seolah-olah bodi mobil transparan. Toyota juga melengkapinya dengan Panoramic View Monitor, yang mampu memberikan pandangan dari luar mobil.

Lampu LED
Mulai tahun depan, model-model baru Toyota juga akan menggunakan lampu depan LED dengan fitur Adaptive high-beam, lebih fokus, tanpa menyilaukan pengemudi lain atau pejalan kaki.

Lampu ini mampu menyinari jarak dengan mobil yang datang dari depan dan secara otomatis mengatur tingkat cahaya yang keluar, tergantung pengaturan mengemudi di perkotaan atau untuk kecepatan tinggi (di tol). Sistem ini mampu mendistribusi cahaya sesuai dengan gerak lingkar kemudi.

Saat ini, teknologi Adaptive High-beam Toyota hanya menggunakan dua lampu utama setiap sisi. Teknologi yang baru, menggunakan 11 LED, di setiap sisi.

Sistem koneksi
Terakhir, Toyota mengaku akan menjadi merek pertama di dunia yang melengkapi kendaraannya dengan infrastruktur pendukung sarana koneksi antara satu kendaraan dengan yang lain. Sistem ini disiapkan supaya mobil nantinya bisa saling terkoneksi, saling bertukar informasi, sehingga mampu meminimalisir terjadinya kecelakaan di jalan.

Teknologi ini juga disiapkan tahun depan, sekaligus persiapan untuk menuju langkah selanjutnya, yakni otonomos.

Melalui infrastruktur ini, kendaraan yang kita kemudikan bisa terkoneksi dengan sistem sensor transportasi yang ada di persimpangan jalan. Mampu memperingati pengguna jalan lain, termasuk pejalan kaki, dan blind spot kendaraan yang kerap mengancam terjadinya kecelakaan.

Dengan memiliki komputer sendiri di setiap mobil, maka pembagian informasi seperti akselerasi dan deselerasi mobil bisa diketahui. Sistem ini juga bisa mengetahui lintasan kendaraan dan potensial menciptakan konvoi bagi sekelompok mobil yang mau berjalan bersama dalam kecepatan yang sama.

Mungkin pada awal pemasarannya, teknologi ini belum efektif, karena butuh kendaraan lain dengan kelengkapan yang sama untuk bisa memanfaatkannya. Juga harus ada standardisasi gelombang pengiriman dan penerimaan sinyal, yakni 760 megahertz.

Tapi, pihak berwajib di AS sangat mendorong pengembangan teknologi ini, sehingga membuka kesempatan komunikasi antara satu mobil dengan yang lain di jalan. Dengan ini, Toyota mau menjadi yang pertama menyukseskan pengembangan teknologi ini di kendaraan.

"Teknologi keselamatan ini hanya bisa efektif kalau sudah banyak digunakan masyarakat. Jadi kami memulai langkah pertama," beber Moritaka Yoshida, Kepala Teknologi Keselamatan Toyota.

Wednesday, 3 December 2014

Tren Mesin Diesel ”Hijau” dan Mau Sembarang Solar

 mesin_diesel
Alhasil, diesel-diesel canggih masa kini tak lagi berasap hitam. Standar emisi dunia yang menggunakan Euro berbagai tingkatan mulai dijalani. Pembenahan terus dilakukan, hingga produsen mobil di Indonesia menawarkan pilihan mesin diesel ramah lingkungan.

Toyota sebagai salah satu merek besar juga menerapkan teknologi diesel ramah lingkungan lewat generasi baru mesin diesel yang digunakan pada sejumlah model, termasuk Fortuner. SUV perkotaan bermesin diesel ternyata semakin banyak peminat seiring dengan pengetahuan masyarakat yang semakin terbuka.

Masalah
Semua produsen mobil mampu menyajikan mesin diesel canggih. Seperti yang dilakukan Toyota Astra Motor pada Agustus 2007 silam. Fortuner sebagai SUV andalan dilengkapi dengan versi diesel dengan mesin 2KD-FTV 2.5L D-4D atau Direct Four Stroke Turbo Commonrail Injection. Permasalahan baru yang timbul adalah kualitas bahan bakar yang tidak sepadan dengan teknologi diesel canggih. Bahkan banyak produsen menahan diri untuk merilis mobil bermesin diesel canggih hanya karena alasan ini.

Iwan Abdurrahman, Head of Technical Support Department TAM, dalam peluncuran Fortuner VNT diesel beberapa waktu silam, mengatakan bahwa seharusnya setiap mesin diesel pada mobil yang dipasarkan di Indonesia sudah disesuaikan dengan kualitas bahan bakar, terutama diesel berteknologi common-rail.

Kebanyakan, pada mesin diesel jenis itu, pemakaian filter yang lebih rapat ketimbang filter pada mesin diesel konvensional sangat diperlukan. Hal ini dilakukan untuk mencegah saringan mampat karena harus banyak menyaring partikel solar yang tak digunakan.

Bagaimana pun juga, kualitas solar di Indonesia masih rendah. Kalau pun menggunakan ”solar super”, tidak semua SPBU menyediakannya, apalagi di daerah luar kota besar. Diesel tangguh ramah lingkungan dengan berbagai penyesuaian mutlak dibutuhkan. Langkah tersebut pun dilakukan Toyota agar memiliki reliability yang baik.

VNT
Agar Fortuner memiliki tenaga lebih perkasa, TAM merilis pembaruan dengan memasang teknologi Variable Nozzle Turbo (VNT) yang dilengkapi intercooler pada 2012. Dengan begitu, tenaganya naik 41 persen dibandingkan diesel lama, atau menjadi 142 tk dari 100 tk. Torsi juga meroket 32 persen dari 260 Nm menjadi 343 Nm.

Dengan menggunakan ”common rail”, mesin 2KD-FTV mempunyai standar emisi Euro3. Hal yang menarik, tenaga dan torsi besar itu diperoleh pada putaran lebih rendah. Alhasil, konsumsi bakar lebih irit, akselerasi semakin spontan. Kendati dibekali teknologi canggih, Fortuner tetap bisa beradaptasi dengan kondisi solar yang buruk. Agar performa dan efisiensi tetap terjaga dianjurkan untuk menggunakan solar dengan sulfur rendah, seperti yang ditawarkan Pertamina DEX dan Shell Diesel.